story

Secangkir Cokelat Panas

Jalanan di depan Warung Bang Jo masih ramai lalu lalang kendaraan dan juga pejalan. Karenanya aku enggan pulang. Baru saja aku mengirim pesan pada Ibu kalau aku akan pulang terlambat. Aku sampaikan di mana aku sekarang dan dengan siapa. Ibu sudah mengenal Sogini dengan baik karena seringnya aku tidur di tempatnya dulu, begitupun sebaliknya. Juga… Continue reading Secangkir Cokelat Panas

Advertisements
story

Nasi Kucing Teri

Adzan maghrib berkumandang dari masjid dekat taman bersamaan dengan tandasnya makanan di depan kami. Cerita harus ditunda. Sepertinya sebelum aku mengungkapkan kepada Sogini tentang apa yang aku rasa, Dia perlu tahu lebih dulu. Maka, aku ajak dia segera bergegas merapat ke masjid, agar kami tidak sampai ketinggalan sholat berjamaah. “Iya, kita sholat dulu. Tapi awas… Continue reading Nasi Kucing Teri

story

Pamit

Klunting Sebuah pesan Whatsapp baru saja masuk. Aku ingat dengan jelas, itu nada yang aku atur untuk grup, bukan chat personal. Biarlah nanti saja baru dilihat. Beberapa menit kemudian, setelah menemukan tempat  pewe di bawah payung depan office, aku mengeluarkan hape dari saku. Beruntungnya, siang itu sedang sepi, maklum yang lain pasti lagi enak tidur siang… Continue reading Pamit

story

Bapak (1)

Banyak orang bilang, anak perempuan cenderung memiliki kedekatan lebih dengan ayah mereka dibandingkan dengan ibunya. Tapi aku berbeda. Banyak orang bilang, anak perempuan akan lebih banyak mencurahkan apa yang dia rasakan kepada bapaknya, daripada pada ibunya. Tapi aku tidak. Bukan, tak pernah sedikitpun aku membenci atau tak ingin lebih dekat dengan beliau. Tapi keadaan yang… Continue reading Bapak (1)

story

Balkon, Soda, dan Cerita

Langkah kakinya malam itu tak biasa. Terlihat berat meski aku tahu hatinya sedang berbunga seakan baunya semerbak menusuk hidungku. Senyumnya, jangan lagi kau tanya. Mengembang hingga membuat mata minusnya terlihat semakin sipit. Seperti biasa, malam itu aku menunggunya di bawah temaram lampu ujung gang yang sudah sepi untuk kemudian berjalan bersama menuju kos. Ribuan kata… Continue reading Balkon, Soda, dan Cerita